FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 1-3 TAHUN DI DESA CANGKRINGSARI KECAMATAN SUKODONO KABUPETEN SIDOARJO

astri proborini, Maulidha Maulidha, Dewi Larasati
  JOIM, pp. 51-70  

Abstract


Anak prasekolah adalah anak berusia 3-5 tahun yang memiliki berbagai macam potensi. Perkembangan motorik merupakan proses perkembangan kontrol gerak tubuh melalui koordinasi aktivitas saraf pusat, saraf tepi, dan otot. Perkembangan motorik dibagi menjadi dua: perkembangan motorik kasar dan perkembangan motorik halus. Setiap anak akan mengalami kedua proses perkembangan ini. Pada anak prasekolah, perkembangan motorik akan berkembang pesat dari 50% menjadi 80%. Perilaku pemberian stimulasi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan motorik anak. Anak yang mendapatkan stimulasi terarah dan teratur akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang/tidak mendapat stimulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan perilaku pemberian stimulasi dengan perkembangan motorik pada anak usia prasekolah (3-5 tahun) dengan menggunakan lembar DDST II (Denver Development Screening Test) di PAUD Kasih Bunda Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden penelitian sebanyak 63 anak. Hasil uji analisis statistik nonparametrik dengan Likelihood Ratio pada perkembangan motorik halus didapatkan nilai signifikansi α=0,00; sedangkan pada perkembangan motorik kasar didapatkan nilai signifikansi α=0,055. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara perilaku pemberian stimulasi dengan perkembangan motorik halus, dan tidak terdapat hubungan antara perilaku pemberian stimulasi dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah (3-5 tahun) di PAUD Kasih Bunda Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang

Keywords


Anak prasekolah; perilaku pemberian stimulasi; perkembangan motorik

Full Text:

PDF

References


Soetjiningsih. Buku Ajar Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: Sagung Seto. 2007.

Ertem, O. I. et al. Mothers’ Knowledge of Young Child Development A Developing Country. Journal Compilation, Vol 33, No.6. 2007; p. 728–737.

Soedjatmiko. Peranan TPA Dalam Upaya Pembinaan Tumbuh-Kembang Anak Dalam Buku Ajar 2 Tumbuh Kembang Anak Dan Remaja Edisi 1. Jakarta: Sagung Seto. 2008.

Nadhiroh, F. Deteksi Tumbuh Kembang Anak Pecahkan Rekor Muri. Online [WWW]. http://surabaya.detik.com/read/2007/08/05/161244/813430/475/deteksi-tumbuhkembang-anak-pecahkan-rekor-muri. [accessed 15 March 2016].

Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. 2014.

Keamey, Angela. Indonesia Laporan Tahunan 2012.Online [WWW]. 2012. http://www.unicef.org/indonesia/id/UNICEF_Annual_Report_(Ind)_130731.pdf. [accessed 15 June 2016].

Kemendiknas RI. Pedoman Teknis Penyelenggaraan Taman Penitipan Anak.Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Non formal dan Informal. 2010.

Santrock, J. W.Life-Span Development: Perkembangan Masa Hidup. Achmad Chusairi & Juda Damanik (penerjemah). Jakarta: Erlangga. 2007.

Hurlock, E. B. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga. 2006.

Dinkes. Profil Kementerian Kesehatan Indonesia Pusat dan Surveilans Epydemiologi Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian RI. 2009.

Notoatmodjo, S. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku.Jakarta: Rineka Cipta. 2007.

Sarwono S. Sosiologi Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. 2004.

Nabela, Narulita. Profil Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Ibu Dalam Stimulasi Perkembangan Dan Hubungannya Dengan Perkembangan Kognitif Anak Prasekolah Di KB-TK Selaras Cita Malang. Skripsi. Tidak diterbitkan. Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang. Malang.2013.

Hidayat, Alimul. Pengantar Ilmu Keperawatan Anak. Jakarta: Salemba Medika. 2006.

Ladd, G. W., Birch, S. H., & Buhs, E. S. Children’s Social And Scholastic Lives In Kindergarten: Related spheres of influence. Child Development, 70. 2008; p.1373–1400.

Ariyana, D. & Rini, N. S. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Anak Dengan Perkembangan Motorik Kasar Dan Halus Anak Usia 3-5 Tahun di TK Bustanul Atfal 7 Semarang. Jurnal Keperawatan Vol 2. 2009; p. 11-20.

Harlimsyah. Aspek-Aspek Pertumbuhan dan Perkembangan. Jakarta: EGC. 2007.

Soetjiningsih. Tumbuh Kembang Anak.Jakarta: EGC. 2015.

Yanti, Etri dkk. Hubungan Stimulasi Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah Usia (3-5 Tahun) Di Paud Almubaraqah Ampang Kecamatan Kuranji Tahun 2011.STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang.Online [WWW]. 2011.http://journal.mercubaktijaya.ac.id/downlotfile.php?file=7.pdf. [accessed 25 November 2016].

Kusuma, Irawan Fajar, dkk. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Dini Dengan Perkembangan Motorik Pada Anak Usia 6-24 Bulan di Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Jurnal IKESMA Volume 9 Nomor 1 Maret 2013. Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Jember.2013.

Almani, Abdul S., et al. Study of the Effects of Working Mothers on the Development of Children in Pakistan. International Journal of Humanity and Social Science Vol 2 (11). 2012; p. 164 – 171.

Samsudin. Pengembangan Motorik di Taman Kanak – Kanak. Jakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta. 2005.

Kartono, Kartini. Psikologi Anak (Psikologi Perkembangan). Bandung: Mandar Maju. 1995.

Wong, D. L.et al. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Edisi 6 Tahun 2001.Agus Sutarna, Neti Juniarti & H. Y. Kuncara (penerjemah). Jakarta: EGC. 2009.

Papalia, dkk. Human Development, Perkembangan Manusia. Jakarta: Salemba Humanika. 2008.

Irwan. Perkembangan Motorik Kasar. Online [WWW]. 2008. http://dokteranakku.com/?p=84. [accessed 05 December 2016].

Yulia, A. Working Mom and Kids. Jakarta: Elex Media Komputindo. 2007.

Tedjasaputra, Mayke S. Bermain, Mainan dan Permainan untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Grasindo. 2001.

Hurlock, E. B. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga. 2000.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.